Lihat Cara Saya Jalan-Jalan Keliling Dunia Dari Dalam Kamar, Gratis !

Keliling Dunia, Image Credit : www.shrimpfinger.com/

Banyak orang ingin keliling dunia, termasuk saya, tetapi tidak sedikit yang memendam mimpinya itu dalam-dalam. Bahkan untuk mengungkapkannya pun takut. Jangan takut, baca artikel ini. Hehehe.

Sebelumnya saya sudah pernah posting tentang keliling dunia dengan Street View menggunakan Google Cardboard di artikel ini dengan aplikasi Google Map.

Kabar baiknya Google tidak membuat aplikasi ini sekedarnya, mereka terus mengembangkan aplikasi Street View yang semakin support mode virtual reality. Masih belum jelas maksudnya ? Lanjut.

Cara Saya Keliling Dunia

Google Cardboard, Freefly VR, LG G3, Mouse, USB OTG

Google Cardboard, Freefly VR, LG G3, Mouse, USB OTG

Persiapan alat :

  • Handphone Android (semakin canggih semakin baik)
  • VR Headset, misalnya Google Cardboard (bisa beli disini atau di tempat lain) atau alternatif lain seperti Freefly VR, Homido dll (cek review disini).
  • Koneksi Internet (semakin cepat semakin baik)
  • Wireless Mouse + Dongle (tidak wajib)
  • Kabel USB OTG (tidak wajib)

Saya cukup berada di kamar dalam rumah yang ber AC, adem. Saya pakai handphone LG G3 saya yang sudah terinstall aplikasi Street View dan terkoneksi jaringan internet.

Google Street View

Google Street View

Saya pasang kabel USB OTG di handphone dan saya masukkan USB dongle utk mouse wireless. Saya juga sudah siapkan mouse wirelessnya. (Jika pakai Google Cardboard tidak wajib pakai mouse karena bisa dengan trigger magnet).

Misal search lokasi yang ingin pernah dikunjungi, contoh Berlin. Umpamanya sudah pernah kesana, saya ingin ke sana lagi untuk reuni tempat-tempat yang pernah saya kunjungi.

Google Cardboard Street View Icon

Google Cardboard Street View Icon

Tombol icon Google Cardboard saya sentuh/klik, dan layar akan split menjadi dua bagian. Bagian kiri untuk mata kiri dan bagian kanan untuk mata kanan. Pasang handphone di Google Cardboard (saya menggunakan Freefly VR headset yang sedikit lebih bagus dari cardboard tapi fungsinya sama).

Oh ya jangan lupa, pastikan aplikasi Google Street View telah terupdate versi terbaru dan koneksi internet secepat mungkin.

Street View Berlin

Street View Berlin

Pasang VR Headset di kepala dan … tada. Saya sudah berada di Berlin. Jika ingin melangkah ke arah tertentu, saya tinggal arahkan tanda panah ke lokasi tertentu dan klik mouse. Wooot … saya berpindah tempat.

Freely VR Headset + LG G3

Freely VR Headset + LG G3

Fitur Baru Street View VR

Fitur baru aplikasi Street View ini adalah akses yang mudah. Kalau sebelumnya agak sedikit tricky untuk masuk mode VR, sekarang sudah ada dedicated menunya. Tinggal sentuh icon cardboard.

Sebelumnya kita tidak bisa bergerak ke lokasi tertentu. Jika ingin berubah lokasi ya harus ubah manual, lepas handphone dari Cardboard, sentuk/klik panah maju mundurnya.

Sekarang sudah bisa ditrigger menggunakan tombol magnet bawaan cardboard atau mouse  seperti yang saya jelaskan di atas.

Bagaimana Rasanya ?

Apakah sama dengan keliling dunia beneran ? LOL ya nggak lah. Malah lebih hebat karena gratis dan bisa kemana-mana setiap saat yang kita mau. Yaaa .. ada plus minusnya lagh. Begini.

Saya mencoba lokasi di Berlin, dekat hotel Estrel jalan Sonnenallee. Ketika headset di pasang .. saya langsung merasa masuk kedalam Street View.

Menoleh ke kanan kekiri 360 derajat untuk mengamati obyek-obyek disekitar, dengan mudah dapat dilakukan. Saya berada di atas jembatan, melihat sungai dan gedung khas Jerman. Ke kanan terlihat gedung hotel Estrel tempat dulu pernah menginap #halah :D.

Yang pasti jauh beda rasanya dengan Street View dari browser atau handphone.

Saya mendekat ke hotel dan menapak tilas perasaaan yang sama saat dulu berjalan-jalan disekitarnya. Sayangnya gak bisa masuk ke gedungnya hehehe :P.

FOV atau field of view cukup lebar, memang tidak sampai 180 derajat seperti mata manusia, masih ada border hitam yang mengelilingi pandangan. Rasanya seperti memakai helm full-face, pandangan mata kanan kiri sedikit tertutup, atau semacam kaca mata kuda lah.

Lag atau jeda saat menoleh kanan kiri memang ada tapi sangat minim, tetap kerasa sih. Kendala utama saya saat loading awal atau spot baru kurang mulus, jadi kalau bergerak kesana kemari harus nunggul 1-2 detik gambar terload seluruhnya. Tergantung koneksi internet.

LG G3 dengan pixel layar super padat (resolusi 1440p) tetap belum mampu menipu mata untuk tidak melihat pixel. Pixel masih ada, meski jauh lebih kecil dari handphone lainnya yg resolusi 1080p.

List Street View Menarik

Dengan set ini saya bisa kemanapun, kapanpun dari dalam rumah, selama area tersebut di-cover Google Street View. Sedikit ide dan list menarik yang bisa dikunjungi :

  • Rumah orang tua di Malang, pernah saya coba juga
  • Sekolah SMA di Malang
  • Reaktor Nuklir Fukushima
  • Museum-musem di Eropa (ya anda bisa masuk kedalamnya, dan melihat pameran lukisan ternama gratis)
  • Area pendakian gunung Everest
  • Tempat-tempat bersejarah
  • Lokasi-lokasi film yang berkesan dll
Lazada Indonesia

4 Comments

  1. Scudetto

    April 5, 2016 at 10:06 am

    Gan Saya Masih bingung,kalo gak ada sensor magnet + sensor giroskopnya gmn? tapi ada sensor akselerometer aja Gmn, pencerahsnya dong, bisa setel 360° gak ya? Saya mau Beli Tapi masih Ragu” Mohon Bantuanya

    • admin

      April 25, 2016 at 2:49 pm

      @scudetto : kalau hanya sensor accelorometer mungkin bisa, tetapi tidak smooth. sarang saya beli aja yang murah, ada banyak yg harganya di bawah 50rb, utk sekedar coba-coba. banyak aplikasi yg mendukung tanpa sensor gyro, tetapi ya itu … tdk cukup baik utk headtracking 360 derajat. bisa membuat mata cepat lelah dan kepala pusing.

  2. adriyanto

    August 11, 2016 at 8:40 am

    trm ksh banyak atas informasinya, segera akan saya coba dg seluruh keluarga 🙂

  3. Pingback: Panduan Pemula Cara Setting Google Cardboard, Fiit VR 2N, BoboVR Z4 dan VR Headset Lainnya - VR Box Google Cardboard Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *