WOW! Tutorial dan Review vTime, Aplikasi Chatting Virtual Reality Paling Realistis

Review vTime dengan Google Cardboard

Tutorial dan Review vTime. Awalnya sering ngiler baca tentang aplikasi social di dunia virtual seperti seperti altspaceVR, Oculus Social dll. Tetapi baru-baru ini sebuah aplikasi bernama vTime yang sebelumnya hanya bisa di Samsung Gear VR juga dirilis untuk Google Cardboard. WOW! (<- akan ada banyak kata ini disebut nanti).

Akhirnya saya berkesempatan untuk mencobanya dan memutuskan untuk membuat tutorial dan review vTime lengkap. Sebelumnya saya sudah review aplikasi-aplikasi keren macam Titan of Space dan Street of View. Nah aplikasi vTime ini agak beda, keren tidak saja dalam sisi dunia virtualnya bagus yang detail, tetapi juga interaksi atau manfaat sosial yang tidak ada di dua aplikasi sebelumnya.

Silahkan disimak review berikut ini.

Apa itu vTime ?

Logo vTime

Logo vTime

vTime adalah aplikasi social media untuk chatting, bertemu atau “bertatap avatar” di dunia VR, yang penggunaanya bisa dengan Google Cardboard (atau Samsung Gear VR). Perbedaan dengan aplikasi socmed (seperti facebook, twitter) atau messenger (seperti whatsapp, telegram) adalah disini tidak ada proses mengetik, hanya menggunakan gesture kepala dan suara untuk berbicara.

Dengan Google Cardboard/Gear VR kita seakan-akan teleport ke sebuah lingkungan yang luar biasa keren, mendebarkan dan banyak sekali variasinya, kemudian disamping kita duduk bersama orang-orang yang sedang berinteraksi. Sambil menikmati pemandangan yang tak biasa dan belum pernah dirasakan, kita bisa ngobrol, berkenalan dengan anonim dari penjuru dunia atau dengan teman-teman lama.

Tempat yang disediakan vTime tidak tanggung-tanggung, cukup banyak variasinya, dan terus diupdate. Yang bisa dinikmati saat ini antara lain :

  • Agora (Lobi berasitektur Gecko-Roman)
  • Sekitar Gua Api (gua di lembah Yosemite)
  • Under the Stars (lokasi Camping)
  • On the Edge (lembah Yosemite)
  • Wilderness River (kembah Yosemite)
  • 360 derajat Tour of Liverpool
  • Paradise Resort (Pantai)
  • Orbital (Stasiun Luar Angkasa ISS)
  • Executive Jet (di dalam pesawat mewah)
  • Paris Hotel (pemandangan menara Eiffel)

Cara Install dan Requirement

Berikut langkah-langkah atau tutorial vTime yang harus dilakukan untuk dapat menggunakannya.

1. Handphone yang kompatibel + Earphone + Microphone

Saat ini menurut pengembangnya handphone yang support masih terbatas, dan akan terus ditambah jenis handphone lainnya. Handphone yang mendukung antara lain : Nexus 5, Nexus 4, Nexus 6P, Nexus 6, Samsung Note 4, Samsung Note 5, Samsung Galaxy S6, Samsung Galaxy S7, Samsung Galaxy S6 Edge+, Samsung Galaxy S7 Edge, LG G3, Samsung S3, HTC One M9.

Jangan lupa menggunakan earphone dan microphone. Earphone/headset harus benar memakainya R/L (Right/Left) di kuping, agar dapat mendengarkan suara 3D spatial yang membuat terasa benar-benar berada di dunia VR. Microphone simpelnya digunakan untuk voice/berbicara.

2. Install Aplikasi vTime

Setelah memastikan handphone-nya kompatibel, lakukan installasi. Cara install-nya seperti aplikasi Android lain pada umumnya melalui Google Play Store. Install aplikasi-nya cepat, tetapi nanti akan sedikit lama saat proses download asset seperti lokasi, butuh space 350MB.

Berikut adalah link-nya : https://play.google.com/store/apps/details?id=net.vtime.cardboard

Sayangnya belum tersedia untuk versi iOS. Tetapi developernya bertekat bahwa vTime akan tersedia untuk semua platform. Selain Google Cardboard dan Gear VR saat ini, nantinya juga akan mendukung Oculus Rift, HTC Vive, Playstation VR termasuk aplikasi versi iOS.

3. Google Cardboard

Google Cardboard Premium

Google Cardboard Premium

Terakhir tentu saja membutuhkan Google Cardboard, atau headset VR sejenis yang kompatibel seperti Google Cardboard v1, v2, FreeflyVR, Homido dll. Jika anda belum mempunyai Google Cardboard bisa membelinya di Cardboard Indonesia (shop) atau langsung menghubungi kontak di bagian footer di bawah.

Di review kali ini saya masih menggunakan handphone LG G3, earphone bawaan iPhone dan headset Freefly VR. Lebih baik lagi bagi yang menggunakan Samsung Gear VR karena dijamin tanpa lag sehingga mengurangi efek pusing dan mual jika digunakan dalam waktu lama.

Mencoba vTime dan Bertemu Orang Luar

1. Mendaftar

Setelah installasi, jalankan aplikasi dengan mode non VR. Karena pertama-tama harus registrasi dan sebagainya. Setelah itu ikuti langkah-langkahnya seperti input email, konfirmasi email, buat user id dan seterusnya. Profile bisa diakses di https://app.vtime.net.

Setelah pendaftaran selesai, vTime akan mendownload semua asset lokasi dan butuh waktu cukup lama karena file-nya cukup besar ukurannya (sekitar 350MB). Setelah selesai download, tinggal buat Avatar.

Avatar ini seperti profile pic kalau di sosmed, tetapi bukan dalam wujud foto, harus kita buat manual dengan pilihan berbagai model 3D yang tersedia. Antara lain memilih jenis kelamin, rambut, warna rambut, pakaian dll. Buat mendekati fisik Anda yang sebenarnya.

2. Mencoba vTime

Setelah proses installasi dan pendaftaran selesai, saya langsung mencoba. Kali ini dengan mode Cardboard (layar split jadi dua). Lobby utama adalah di Agora, semacam lokasi plaza di kelilingi kuil-kuil di jaman Yunani. Saya duduk dan melihat sekitar.

Ketika melihat ke atas, ada semacam bulatan marbel yang makin membesar. Ternyata itu adalah menu utamanya. Ketika masuk ada banyak pilihan mulai friend list, destination (lokasi), avatar dll.

Karena tidak punya teman (belum ada yang pakai), akhirnya saya ke destination sendirian. WOW!. Luar biasa, saya serasa menyendiri di lokasi-lokasi menakjubkan di penjuru dunia. Setiap lokasi ternyata memiliki keunikan sendiri. Misal lokasi di Artic, sesekali akan muncul ikan paus besar, lokasi di hutan tempat camping, ada ular dan burung hantu yang bikin merinding.

Saya coba nikmati dunia VR, sambil tiduran beneran wkwkwk..

Social Presence sebagai Killer Feature

Selfie Saya di vTime

Selfie Saya di vTime, Saya yang baju coklat 😀

Tentu membosankan mengunjungi tempat-tempat eksotis di atas hanya sendirian. Di vTime, meski kita belum memiliki friend list, aplikasi tersebut akan menampilkan orang-orang yang belum kita kenal secara random. Selain itu juga menampilkan dengan siapa mereka sedang berinteraksi dan berada di lokasi mana.

Jika slot masih ada, kita bisa meminta untuk join. Saya beberapa kali join. Dan WOW!. Luar biasa, rasanya saya benar-benar (literally) bertemu dengan orang-orang yang baru saya kenal itu. Awalnya agak canggung. Masing-masing diam, toleh sana, toleh sini .. melihat lokasi yang menakjubkan.

Pada akhirnya ada juga yang mencairkan suasana, bertanya nama, asal darimana, komentar tentang pemandangan dsb. Ketika saya tanya, “Can we go to somewhere, together ?” (mbuh bener gak bahasanya :D) ? Dijawab Yes. Kemudian secara ajaib, bersama-sama transport dari satu lokasi ke lokasi lain. Setiap pindah lokasi, semua pasti berkata WOW! … Apalagi ketika duduk di tebing seperti di atas, ketika melihat ke bawah WOW!… hati-hati jatuh vertigo brooh.

Begitulah, WOW! banyak hal-hal menarik yang belum pernah dirasakan dengan teknologi yang ada sebelum ini. Susah diungkapkan jika tidak mencoba langsung.

Fitur Masa Depan

Ada banyak fitur yang dijanjikan oleh vTime dan saat ini sedang dikembangkan. Antara lain sharing foto bersama, melihat video bersama, menyajikan presentasi, fitur edukasi, bermain kartu atau game dll.

Bahkan di masa depan ketika teknologi tracking posisi sudah bisa hanya menggunakan handphone, vTime tidak hanya duduk saja, tetapi kita juga bisa bergerak secara fisik di dunia VR tersebut.

Kesimpulan

Seperti juga berbagai teknologi, sosmed, telepon, sms dll .. kadang dipandang negatif menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh. Teknologi hanya dipandang sebagai pemutus hubungan manusia di dunia nyata. Ada benarnya di satu sisi, tapi tidak harus di sisi itu melulu. Bertemu di dunia virtual hanya untuk mempermudah dan memperluas, tidak menghilangkan kewajiban manusia untuk berinteraksi secara riil nyata.

Untuk saat ini pengguna vTime baru 10 ribu, di Indonesia mungkin sangat sedikit. Tapi melihat potensinya, 2-3 tahun lagi handphone low-end akan secanggih handphone high-end saat ini. Google Cardbard juga akan ditingkatkan performanya oleh Google. Sehingga akan makin banyak yang bisa mencoba aplikasi ini.

bhaktiutama

bhaktiutama

vTime (atau aplikasi lainnya yg sejenis) akan menjadi tempat bertemu dalam arti yang “hampir sesungguhnya” di dunia maya. Bagi yang sudah mencoba, bisa add friend saya di vTime dengan akun bhaktiutama. Semoga bermanfaat.

Lazada Indonesia

9 Comments

  1. arif

    May 11, 2016 at 4:01 pm

    Gan update tentang aplikasi yg bisa di jalankan tanpa sensor gyro

    • admin

      May 23, 2016 at 9:41 am

      @arif : ok bro, kapan2 diusahakan ditulis juga

  2. aysus

    May 18, 2016 at 12:08 pm

    ahh hp saya gak kompatibel 🙁
    harus giamana ya?

    • admin

      May 23, 2016 at 9:42 am

      @aysus : sayang juga, tapi gpp, memang masih sangat terbatas, jarang juga yg pakai kecuali orang2 luar negeri sono. next kalau mau upgrade hp diperhatikan saja bro pilih yang kompatibel.

  3. Kinji

    November 28, 2016 at 7:43 pm

    Ni bisa gk klo gk gyro, jdi cm buat chat doang kgk liat sana liat sini?

    • admin

      November 28, 2016 at 9:48 pm

      @Kinji : bisa, bahkan gak pakai cardboard juga bisa, mode ngeliat di handphone seperti biasa. Cuman kalau dipakai VR gak bisa lihat 360 derajat jadi aneh juga chat-nya

  4. zaki

    January 7, 2017 at 8:11 pm

    OOT ane dah download film 3d tapi subtittlenya ga muncul, apakah ada saran.
    #subtittlenya format .srt

  5. zaki

    January 7, 2017 at 8:12 pm

    OOT ane dah download film 3d tapi subtittlenya ga muncul, apakah ada saran.
    #subtittlenya format .srt
    File film dan subtittlenya sudah sama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *